Oleh: yovita1305 | April 20, 2008

kEnALi asuP@n gIZi aNAk,,

Anak merupakan investasi sumber daya manusia (SDM) yang memerlukan perhatian khusus untuk kecukupan status gizinya sejak lahir, bahkan sejak dalam kandungan.

Zat gizi dari makanan merupakan sumber utama untuk memenuhi kebutuhan anak tumbuh kembang optimal sehingga dapat mencapai kesehatan yang paripurna (sehat fisik, mental, dan sosialnya).Karena itu, slogan umum bahwa pencegahan adalah upaya terbaik dan lebih efektif-efisien daripada pengobatan, harus benar-benar dilaksanakan untuk mencegah terjadinya masalah gizi pada anak.

Menjawab kebutuhan tersebut, Perhimpunan Dokter Gizi Medik Indonesia (PDGMI) bersepakat untuk menyusun dan mensosialisasikan suatu pedoman anak sehat yang dikemas dalam paket pesan “10 Tanda Umum Anak Bergizi Baik”.

Menurut Dr dr Saptawati Bardosono Msc, untuk mengetahui status gizi dan kesehatan anak secara menyeluruh dapat dilihat mulai dari penampilan umum (berat badan dan tinggi badan), tanda-tanda fisik, motorik, fungsional, emosi dan kognisi anak.

Menurutnya, ciri anak yang bermasalah dengan kurangnya kalsium yang menjadi salah satu pertanda gizi buruk dapat diketahui jelas. Yang paling mendasar dari kekurangan kalsium tersebut ditandai dengan rapuh tulang. Padahal anak masih bisa mencapai masa penulangan yang maksimal dan itu tidak akan dicapai, sehingga tulangnya lebih pendek dan tidak bisa memanjang.

Gaya hidup sehat, sambungnya, dapat diterapkan dengan menggunakan bahan makanan lokal. Jadi baik orang yang bahan makanan pokoknya adalah sagu, atau tinggal di tepi pantai, bahkan bila orang tersebut hidup di sentra produksi telur, atau tempe dan tahu sekali pun, maka jangan mengganti dengan nasi.

Masalah gizi buruk yang diawali dari gaya hidup tak sehat ternyata juga dipicu dengan enggannya minum susu. Padahal orangtua harus mensosialisasikan susu sebagai menu yang wajib ada dalam bahan makanan sehari-hari.

Ditambahkan olehnya, kadar kalsium dalam satu gelas susu lebih tinggi bila diganti dengan bahan makanan lain. Bahan makanan lain baik bayam atau ikan teri berapa kilogram pun, tidak akan mencukupi kadar kalsium yang terkandung dalam susu. Karena dalam susu sudah terkandung asupan protein, kalsium, dan vitamin-vitamin.

Bahkan, lanjut wanita berkacamata ini, meski ada beberapa anak yang rentan terhadap intoleransi lactosa (gula susu), anak tetap harus minum susu.Tapi, kita juga jangan lantas menggantungkan sumber makanan yang hanya mengandung susu. Karena makanan yang dikonsumsi itu harus beragam. Kalau ada anak yang hanya mengonsumsi susu saja, itu bermasalah. Dan mulai saat itu juga pola makan anak harus diperbaiki. Jadi, perhatikan betul asupan makanan yang ada dalam menu sehari-hari buah hati Anda.


Responses

  1. artikel anda bagus dan menarik, artikel anda:

    http://orang-tua-anak.infogue.com/kenali_asup_n_gizi_anak_

    anda bisa promosikan artikel anda di infogue.com yang akan berguna untuk semua pembaca. Telah tersedia plugin/ widget vote & kirim berita yang ter-integrasi dengan sekali instalasi mudah bagi pengguna. Salam!

  2. gimana caranya membuat anak khususnya balita jadi berselera makan?tolong di bantu ya, makasih….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: